Postingan

Terima Kasih

" Tak ada yang siap, tapi disiapkan" ... "Berbuat salah, diam juga salah, lebih baik berbuat sesuatu"   Aku tak bisa mengingat secara rinci,  hanya semangat tiba tiba kembali  setelah didengar dan mendengarkan Terima kasih Kepada yang sabar mendengar memberi saran dan masukan peduli baik sekedar kasian, menolong, atau terpaksa karena tak tega Terima kasih Terima kasih Terima kasih. Kau, adalah sesuatu. Betapa kata-kata begitu mampu merubah jiwa

Dosa 2#

Dia berdosa Dia juga Mereka juga Yang itu juga Aku juga Kemudian ditanya Mengapa berbuat dosa? Tak ada jawaban, kosong, ditelan kegelapan Maaf, kemudian suara menghilang Bagaimana mengerti kebajikan, jika tak berbuat kesalahan? Bagaimana menghargai, jika tak pernah menyesal? Bagaimana memperbaiki, jika tak mengenal evaluasi?  Bagaimana?  Aku menyayangimu, perbaikilah Perbaikan bukan pergi perlahan Penyesalan bukan mundur perlahan Evaluasi bukan mengurung diri Jangan Jangan tinggalkan Aku.  Maafmu adalah cukup Mari, sini. Nida.

Buah Apel

Adam dan hawa adalah penghuni surga, sampai mereka memakan buah tanpa nama. Kejadian itu kemudian menyejarah, melegenda, meresap ke dalam pikiran umat manusia. Film, Novel, Drama yang mengambil tema adam dan hawa tak terhitung jumlahnya. Buahnya, padahal tidak pernah ada yang tahu bagaimana bentuk, rasa, apalagi warnanya. Entah bagaimana, tiba tiba umat manusia sepakat, buah apel simbolnya. Sampai disini, bisa ditangkap filosofi apel? Aku suka makan dukuh dan rambutan. Tapi apel adalah buah yang berbeda. Ia punya makna yang lebih dalam meski ia sendiri tak mengerti kenapa. Aku telah berhenti menebak dan mengira ngira kehidupan. Aku hanya menjalankannya semampuku juga mengikuti aturan yang ada, dan biarlah semua mengalir apa adanya. Apel, adalah satu-satunya hiburan yang aku punya. Pada setiap kejadian dan persoalan. Semuanya, gara gara buah apel, yang penting udah usaha. Iya kan, Nid? Iya banget. 

Bahagia

Gambar
Akhir pekan ini saya harus presentasi tentang positive psychology. pernah dengar kan? Dua pekan terakhir di kelas filsafat saya membahas sejarah dan makna kebahagiaan. Udahnya paper positive psychology lumayan tebal dan mebahas kebahagiaan, kelas filsafat berturut turut juga membahas kebahagiaan, kenyang dede bang. Menarik. Rupanya manusia dari zaman ke zaman mencari arti kebahagiaan. Sibuk merumus rumus kalimat untuk mencari definisi yang tepat. Bertanya, berpikir, bertanya lagi, berpikir lagi, melihat, memperhatikan, merumus, mendiskusikan, bertanya, berpikir lagi, begitu seterusnya. Kemudian muncul teori teori tentang kebahagiaan. Lihat betapa definisi bahagia berubah rubah sesuai dengan kondisi dan kemampuan berpikir manusia kala itu. Seseorang bernama epicurus, atas hasil pemikiran yang panjang panjang, akhirnya ia merumuskan bahwa bahagia adalah terbebas dari rasa sakit, apapun itu. Kemudian sebgian orang setuju, dia punya pengikut, pengikutnya berusaha mencari bahagi...

Dunia

Gambar
Bumi ini hanya satu, tetapi di atasnya ada banyak dunia. Manusia-manusia membuat banyak dunia di atas bumi yang sama. Hanya hewan dan tanaman yang selalu sama. dari generasi ke generasi mereka tumbuh sebagaimana hakikatnya, tak seperti manusia. Dunia penuh teknologi, gadget, radiasi, akselerasi adalah hidup sehari-hari. Semua bergerak cepat dan materi jadi orientasi. Bagaimana penampilanmu adalah hal utama dan sampaikanlah semua aktifitasmu pada dunia, kira kira kurang lebih begitu pepatahnya. Media sosial menjadi ajang pamer kehidupan, sebagian selalu menampilkan wajah dengan beberapa kali editan dan pencahayaan, sebagian menampilkan barang kepemilikan, sebagian menampilkan tempat tempat yang diinginkan semua orang, sebagian menampilkan makanan, kata kata mutiara, dan seribu satu jenis pamer lainnya. Memang, seberapa penting hidup ini? Di dunia itu, dunia kemajuan jaman dan serba pamer itu, disanalah aku hidup. Media sosial telah di tutup dan tersisa media...

Tetaplah begitu

Kepada yang telah menahan diri demi kehadiran Allah di hati Kepada yang telah berani memutuskan sesuai aturan Kepada yang telah berubah menuju perbaikan Kepada mu, yan terus menunggu waktu yang tepat, untuk mengeluarkan pernyataan Bekerja dan serahkan urusan pada Pengatur segala urusan Takdir bukan milik kita, tapi kita harus berusaha menjemput takdir itu sendiri. Tetaplah begitu, karena tidak ada kebaikan yang sia-sia, tidak ada penantian yang tak berarti Mungkin sia-sia dan tak berarti di mata manusia, tapi siapa peduli? Kita tidak hidup untuk dunia, melainkan hanya untuk Allah Maha Pencipta Bicaralah padaNya, karena ia selalu mendengar dan menjawab keluh kesah kita Tak perlu menyangka-nyangka, hanya harus bersabar sampai waktunya datang, sampai kenyataan memberi kabar. Tetaplah begitu, setia pada perbaikan dan keyakinan. Karena kesetiaan, adalah sebuah kemewahan. Nida-

Perempuan 2#

Sebagian dirawat, menjadi hiasan Sebagian tumbuh liar di jalanan Sebagian diperbanyak di perkebunan Sebagian tumbuh menyendiri di tempat tak terjamah, menjadi barang mewah Sebagian langka, dilindungi marga satwa obat, hiasan, atau pelajaran Betapapun berbeda peran Bunga tetap sama, menghias dunia Tanpa bunga, bumi hanya hamparan hijau tak berwarna Perempuan, adalah bunga yang berjiwa