Cinta pertamaku.

Sebenernya baru selesai nyusun materi. Mencari soundtrack, munculah lagu ini. 

Maku aku yang kecil ini, teringat cinta pertamaku.

Jika ditanya, siapa cinta pertamaku? bahagia aku menjawab: Allah.

Demi apapun wahai Rabbku, Seumur hidupku, Engkau yang pertama yang salalu aku pikirkan sebanyak itu. Engkau cinta pertamaku. 

Kasih sayangMu, menyelimuti alam semesta, cantik langit ciptaanMu, menghibur hatiku. 

Setiap gelisahku, Kau selalu punya cara dan tanda untukku.

Hanya aku yang tidak tahu diri, mengkhianati cinta ini dengan banyak maksiat diri

huhu, sedih deh

Tapi, rasa cinta ini masih ada, ada sekali

Justru karena ada, malu aku dibuatnya. 

Malu, karena Kau selalu mencintaiku, dalam buruk dan baik, dalam kotor dan bersih, dalam lapang dan susah. Allahku, Kau selalu baik. Selalu.

Bagaimana mungkin, aku tidak cinta?

Mungkin, aku hanya salah satu pecinta dari jutaan pecinta lainnta, yang mungkin, mereka mencintaiMu jauuh lebih baik dari aku. Aduh aku malu.

Tapi, layaknya seorang jelata yang ngefans sama Idola, dari jauh, diantara jutaan pecinta lain yang jauh lebih taat, aku yakin, Kau juga melihatku, dan aku, selalu mencintaiMu. meskipun aku kecil dan hampir tidak terlihat.

Wahai Rabbku, sekarang aku lusuh dan kuyu. Umur sudah 30. Dosa menumpuk bagai debu

tapi semoga cintaku ini, menjadi setitik cahaya yang senantiasa membawaku padaMu.

CintaMu, selalu bikin aku mewek malam-malam.

Aku malu, tapi cinta. Aku malu dan tahu tidak pantas, tapi pengen dilihat olehMu.

Memang, aku tidak tahu diri

Dan Engkau, masih mencintaiku.


Speechless

Malam

Nida.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sembuh

Misteri.