Waktu
Aku mencoba, menghapus mereka yang tak perlu, dari hatiku. Sebagaimana mereka, menganggapku sekedarnya.
Aku mengakui bahwa sedih ini, adalah kebodohanku sendiri, dan hari hari terjalani, dengan kondisi hati yang berbeda dari sebelumnya.
Tapi, kupikir itu mudah. Nyatanya nyes nyes selalu ada. Setiap ku ingat, bahwa aku hanya sekedarnya, masih nyes rasanya.
Padahal waktu bersama kita itu panjang dan lama. Siapa sangka, kita menjadi asing dengan mudahnya.
"kalau memang ga cocok, semesta akan memisahkan kamu dari siapapun itu, akan selalu ada jalan, untuk memiisahkan"
Mungkin ini maksudnya. Padahal aku sudah berusaha, bertanya, ada apa dengan kita. Tapi semakin sakit, saat melihat respon dinginnya. Barulah ku sadar, hangatnya, hanyalah sifat belaka.
Ternyata, aku ke ge-eran begitu lama.
Ngenes.
Sahabat bertepuk sebelah tangan. Sad girl~
dan, butuh waktu, sampai kapan ya... agar nyes nyes ini hilang. Memang aku introvert, kaya ga butuh teman, tapi ternyata, sakit juga.
Tapi yasudah, kita tetap baik saja, seperti biasa.
Tak lebih, tak kurang, seperti yang kamu inginkan.
Selamat malam bintang bintang
Nida.
Komentar
Posting Komentar